Be Smart, Be Creative

Selasa, 11 Oktober 2011

Isu Etik dan Legal TIK di SD

isu etik dan legal dalam penggunaan TIK merupakan fenomena yang sering terjadi dalam masyarakat TI, sebenarnya banyak sekali isu-isu TIK yang bisa ditemukan, patokannya berkaitan dengan etika penggunaan TIK dan keabsahaan dalam penggunaan TIK, misalkan banyaknya plagiarisme dalam dunia TI.
Adapun buku yang bisa menjadi referensi dalam membahas judul di atas, buku filsafat komunikasi, etika, teknologi pembelajaran, pembahruan PBM di SD, sistem informasi manajemen pendidikan, perkembangan peserta didik, sosioantropologi masyarakat TI, dll


semoga bermanfaat
A. hasbie A.


Mahasiswa PGSD-keminatan matematika

Sistem TIK di SD

tiga kata kunci untuk merumuskan pembahasan tersebut
1. pahami pengertian sistem
2. pahami pengertian TIK
3. pahami karakteristik pembelajaran di SD

adapun buku yang bisa digunakan sebagai referensi yaitu buku filsafat pendidikan, psikologi pendidikan di SD, pedagogik teoritis sitematis, inovasi pendidikan, kurikulum dan pembelajaran, media pembelajaran, teknologi pendidikan, pengelolaan pendidikan dll.

semoga bermanfaat
A.hasbie A.

Mahasiswa PGSD keminatan matematika

Contoh kata kerja operasional yang dapat dipakai untuk merumuskan kompetensi


untuk teman-teman mahasiswa PGSD keminatan matematika Bumi Siliwangi, semoga bermanfaat


Standar kompetensi


Kompetensi dasar


Mendefinisikan
Menerapkan
Mengkonstruksikan
Mengidentifikasikan
Mengenal
Menyelesaikan
Menyusun

Menunjukkan
Membaca
Menghitung
Menggambarkan
Melafalkan
Mengucapkan
Membedakan
Mengidentifikasikan


Menafsirkan
Menerapkan
Menceriterakan
Menggunakan
Menentukan
Menyusun
Menyimpulkan


Mendemonstrasikan
Menterjemahkan
Merumuskan
Menyelesaikan
Menganalisis
Mensintesis
Mengevaluasi



Daftar contoh kata kerja operasional
yang dapat dipakai untuk ranah Kognitif


Pengetahuan


Pemahaman


Penerapan


Analisis


Sintesis


Penilaian


Mengutip
Menyebutkan
Menjelaskan
Menggambar
Membilang
Mengidentifikasi
Mendaftar
Menunjukkan
Memberi label
Memberi indeks
Memasangkan
Menamai
Manandai
Membaca
Menyadari
Menghafal
Meniru
Mencatat
Mengulang
Mereproduksi
Meninjau
Memilih
Menyatakan
Mempelajari
Mentabulasi
Memberi kode
Menelusuri
Menulis


Memperkirakan
Menjelaskan
Mengkategorikan
Mencirikan
Merinci
Mengasosiasikan
Membandingkan
Menghitung
Mengkontraskan
Mengubah
Mempertahankan
Menguraikan
Menjalin
Membedakan
Mendiskusikan
Menggali
Mencontohkan
Menerangkan
Mengemukakan
Mempolakan
Memperluas
Menyimpulkan
Meramalkan
Merangkum
Menjabarkan


Menugaskan
Mengurutkan
Menentukan
Menerapkan
Menyesuaikan
Mengkalkulasi
Memodifikasi
Mengklasifiksi
Menghitung
Membangun
Mengurutkan Membiasakan
Mencegah
Menggambarkan
Menggunakan
Menilai
Melatih
Menggali
Mengemukakan
Mengadaptasi
Menyelidiki
Mengoperasikan
Mempersoalkan
Mengkonsepkan
Melaksanakan
Meramalkan
Memproduksi
Memproses
Mengaitkan
Menyusun
Mensimulasikan
Memecahkan
Melakukan
Mentabulasi


Menganalisis
Mengaudit
Memecahkan
Menegaskan
Mendeteksi
Mendiagnosis
Menyeleksi
Memerinci
Menominasikan
Mendiagramkan
Mengkorelasikan
Merasionalkan
Menguji
Mencerahkan
Menjelajah
Membagankan
Menyimpulkan
Menemukan
Menelaah
Memaksimalkan
Memerintahkan
Mengedit
Mengaitkan
Memilih
Mengukur
Melatih
Mentransfer



Mengabstraksi
Mengatur
Menganimasi
Mengumpulkan
Mengkategorikan
Mengkode
Mengkombinasikan
Menyusun
Mengarang
Membangun
Menanggulangi
Menghubungkan
Menciptakan
Mengkreasikan
Mengoreksi
Merancang
Merencanakan
Mendikte
Meningkatkan
Memperjelas
Memfasilitasi
Membentuk
Merumuskan
Menggeneralisasi
Menggabungkan
Memadukan
Membatas
Mereparasi
Menampilkan
Menyiapkan
Memproduksi
Merangkum
Merekonstruksi


Membandingkan
Menyimpulkan
Menilai
Mengarahkan
Mengkritik
Menimbang
Memutuskan
Memisahkan
Memprediksi
Memperjelas
Menugaskan
Menafsirkan
Mempertahankan
Memerinci
Mengukur
Merangkum
Membuktikan
Memvalidasi
Mengetes
Mendukung
Memilih
Memproyeksikan


Contoh kata kerja operasional
yang dapat dipakai untuk ranah afektif

Menerima
Menanggapi
Menilai
Mengelola
Menghayati

Memilih
Mempertanyakan
Mengikuti
Memberi
Menganut
Mematuhi
Meminati


Menjawab
Membantu
Mengajukan
Mengompromi
Menyenangi
Menyambut
Mendukung
Menyetujui
Menampilkan
Melaporkan
Memilih
Mengatakan
Memilah
Menolak

Mengasumsikan
Meyakini
Melengkapi
Meyakinkan
Memperjelas
Memprakarsai
Mengimani
Mengundang
Menggabungkan
Memperjelas
Mengusulkan
Menekankan
Menyumbang

Menganut
Mengubah
Menata
Mengklasifikasikan
Mengombinasi
Mempertahankan
Membangun
Membentuk pendapat
Memadukan
Mengelola
Menegosiasikan
Merembuk


Mengubah  perilaku
Berakhlak mulia
Mempengaruhi
Mendengarkan
Mengkualifikasi
Melayani
Menunjukkan
Membuktikan
Memecahkan





Contoh kata kerja operasional
yang dapat dipakai untuk ranah psikomotor

Menirukan
Memanipulasi
Pengalamiahan

Artikulasi


Mengaktifkan
Menyesuaikan
Menggabungkan
Melamar
Mengatur
Mengumpulkn
Menimbang
Memperkecil
Membangun
Mengubah
Membersihkan
Memposisikan
Mengonstruksi

Mengoreksi
Mendemonstrasikan
Merancang
Memilah
Melatih
Memperbaiki
Mengidentifikasikan
Mengisi
Menempatkan
Membuat
Memanipulasi
Mereparasi
Mencampur

Mengalihkan
Mengantikan
Memutar
Mengirim
Memindahkan
Mendorong
Menarik
Memproduksi
Mencampur
Mengoperasikan
Mengemas
Membungkus

Mengalihkan
Mempertajam
Membentuk
Memadankan
Menggunakan
Memulai
Menyetir
Menjeniskan
Menempel
Mensketsa
Melonggarkan
Menimbang

                                                                  (Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, 2003)

Sabtu, 08 Oktober 2011

METODE PENELITIAN PENDIDIKAN


MATA KULIAH : METODE PENELITIAN PENDIDIKAN
DOSEN : Dosen: Prof. H. D. Sudjana, M.Ed, Ph.D
KODE MATA KULIAH : MKP608
BOBOT SKS : (3 SKS)

JENJANG STUDI : MAGISTER

 



A. IHTISAR UMUM MATA KULIAH

Mata kuliah ini mengkaji konsep-konsep, prinsip, pendekatan, metode dan teknik penelitian pendidikan. Dibahas pula tentang penerapan teori-teori penelitian dalam praktek di lapangan, khususnya dalam bidang studi pendidikan umum.
Metode penelitian pendidikan perlu dikuasai oleh calon tenaga kependidikan dan mereka yang berprofesi kependidikan dalam upaya pencanderaan dan pengembangan kebijakan dan program-program pendidikan yang menjadi tugasnya.
Mata kuliah ini mempunyai dua tujuan pokok. Pertama, para rnahasiswa dapat memahami dimensi teoritis dan dimensi praktis penelitian pendidikan. Kadua, mereka mampu menggunakan dimensi-dimensi penelitian pendidikan dalam menyusun rencana penelitian dalam program studi yang diikuti.
Proses pembelajaran dilakukan melalui pembelajaran partisipatif. Di dalamnya mencakup penggunaan metode pembelajaran individual dan kelompok. Pembelajaran individual berkaitan dengan telaah kepustakaan dan tugas penyusunan kerangka penelitian ilmiah yang diharapkan membantu mahasiswa dalam memperlancar penyusunan proposal thesis atau karya ilmiah lainnya. Pembelajaran kelompok dilakukan dalam penyusunan laporan tugas baik buku-buku yang diwajibkan maupun laporan lapangan.


B. POKOK-POKOK BAHASAN

Mata kuliah ini mencakup pokok-pokok kajian/bahasan sebagai berikut:
1. Hakekat dan kegunaan metode penelitian pendidikan bagi lembaga-lembaga,  masyarakat, dan tenaga kependidikan.
2.  Jenis-jenis penelitian pendidikan.
3. Pendekatan dan paradigma peneliti pendidikan.
4. Masalah-masalah dalam penelitian pendidikan.
5. Populasi, sampel/subjek dalam penelitian pendidikan.
6. Metode-metode penelitian pendidikan.
7. Teknik-teknik dan lnstrumen penelitian pendidikan.
8. Analisis data dalam penelitian pendidikan.
9. Penggunaan statistik dalam penelitian pendidikan.
10. Kerangka umum rancangan dan prosedur penelitian pendidikan.

C. TAGIHAN
  1. Presensi dalam perkuliahan,
  2. Penyusunan makalah individual dan kelompok,
  3. Penyajian makalah kelompok,
  4. Partisipasi dalam diskusi kelompok/kelas,
  5. Ujian tengah semester dan akhir semester.

D. SUMBER
Babble, E. (1986). The Practice of Social Research. Belmont, California: Wadsworth Publishing Co.
Bogdan, R. C. and Bikken, S. K. (1982). Qualitative Research for Educcation: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Allyn and Bacon Inc.
Creswell, J. W. (1994). Research Design: Qualitative and Quantitative Approaches.London: Sage Publications.
Fowles, J. (1984). Handbook of Fuutures Research. London: Greenwood Press.
Lincoln, Y. S. and Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. London: Sage Publications.
McTaggart, R. (1993). Action Research: A Short Modern History. Victoria, Australia: Deakin University.
Moleong, L. Y. (2001). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Penerbit Remaja Rosdakarya.
Riyanto, Y. (2001). Melodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: Penerbit SIC.
Sudjana, D. (2001). Penilaian Dalam Manajemen Program Pendidikan. Bandung: CV Fallah Production.
Sudjana, N. dan Ibrahim (2001). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Penerbit Sinar Baru Algesindo.
Suryabrata, S. (2000). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Tim Pelatih Proyek PGSM (1999). Penelitian Tindakan Kelcrs (Classroom Action Rese(irch). Jakarta: Depdiknas, Proyek PGSM.
Universitas Pendidikan Indonesia (2001). Pedoman Penurlisan Kaiya 1lmiah (laporan Buku, Makalah, Skripsi, Tesis, Disertasi). Bandung: UPI.

E. PERTEMUAN, TUGAS KELOMPOK, POKOK BAHASAN, DAN RUJUKAN.
PERTE
MUAN
KE

KE
LOM

POKOK BAHASAN
SUMBER
1

Orientasi ruang lingkup strategi pembelajaran  medote            penelitian  pendidikan, identifikasi kebutuhan belajar dan materi pembelajaran

 Dosen
Handouts
2

Hakekat dan kegunaan penelitian di
perguruan     tinggi,      lembaga, dan
masyarakat
Handouts
3-4

Ruang lingkup dan fungsi penelitian
pendidikan dalam sistem pendidikan
Sudjana & Ibrahim: 1-17,
195-212, Creswell: 1-29,
Moleong: 15-21,
Djoyosuroto: 27-28
5-6

Jenis-jenis penelitian pendidikan
Suryabrata: 9-57; Sudjana
& Ibrahirn: 18-82; Tim: 1­
24; Taggart: 1-40; Fowles:
3-15.
7-8

Pendekatan-pendekatan        dalam
penelitian pendidikan.
Suryabrata: 59-93
Moleong: 29-110
9- 10

Metode-metode penelitian pendidikan



UJIAN TENGAH SEMESTER

11-12

Teknik-teknik penelitian pendidikan

13-14

Penggunaan statistik dalam penelitian
pendidikan

15-16

Penyusunan dan pembahasan proposal
penelitian pendidikan



UJIAN AKHIR SEMESTER