Be Smart, Be Creative

Senin, 07 Maret 2011

MAKNA CINTA


Oleh: A.Hasbie A.
Kata cinta itu bersifat mutlak dan umum.Al-azhari berkata “arti cinta seorang hamba kepada Allah dan rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya. Sedangkan arti cinta Allah kepada hambanya adalah ampunan. Kecintaan kepada-nya merupakan pokok agama, dan kesempurnaan agama itu dicapai dengan kesempurnaan kecintaan kepada-Nya. Allah swt menciptakan hati dan menjadikan kecenderungan cinta dan tujuan yang dapat menentramkannya hanya kepada-Nya. Segala sesuatu selain Allah SWT yang adalah dari-Nya, Dialah yang berhak untuk dicintai dengan sempurna dan sebenar-benarnya. Pengingkaran cinta hamba kepada-Nya pada hakikatnya adalah suatu pengingkaran  terhadap Allah sebagai tuhan yang disembah. Allah SWT. berfirman dalam al-quran:
Katakanlah, jika bapak-bapka, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan dari jihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak member petunjuk kepada orang-orang fasik.” (Q.S. at-taubah:24)
Dalam sebuah hadist qudsi allah SWT. berfirman:
“Hai Muhammad. Sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang berdosa bahwa Aku maha pengampun. Katakanlah kepada orang-orang  yang benar-benar menjadi milik-Ku dan ikhlas merindukan-Ku bahwa aku Maha pencemburu”.
Sudah menjadi keharusan untuk kita mengarahkan kemudi dengan kokoh menuju ke tempat terakhir, yakni negeri nan abadi dimana kita akan bertemu dengan yang maha mencinta. Ketahuilah, Allah maha pengasih maha penyayang. Cukuplah itu sebagai pegangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar